welcome

Selamat datang di catatan si Penuntut Ilmu, hidup akan terasa indah jika kita mampu berbagi walaupun itu kecil..kritik dan saran silahkan di kolom komentar!!

Senin, 22 Oktober 2012

Individu sebagai Insan Tuhan YME, Makhluk Sosial dan Warga Negara Indonesi

Warga Negara Indonesia (WNI) ini dibagi menjadi tiga yaitu:
1. Individu sebagai Insan Tuhan YME,
2. Individu sebagai Makhluk sosial,
3. Individu sebagai WNI, dan

Individu sebagai Insan Tuhan Yang Maha Esa
Individu berasal dari kata in-dividere artinya tidak dapat dibagi-bagikan (Gerungan,1981). Namun individu yang dimaksud adalah manusia. Aristoteles berpendapat bahwa manusia merupakan perjumlahan daripada beberapa kemampuan tertentu yang masing-masing bekerja tersendiri.
Dalam pembahasan Individu sebagai Insan Tuhan YME, difokuskan kepada bagaimana seorang individu warga negara RI yang memiliki keyakinan sesuai dengan agama yang dianutnya. Pada dasarnya setiap ajaran agama menuntut umatnya untuk melakukan pengabdian dalam bentuk ibadah ritual vertikal dan berperilaku baik yang diaplikasikan dalam kehidupan secara horizontal.
Dari pembahasan Individu sebagai Insan Tuhan YME dalam kaitannya sebagai warga negara dituntut untuk membangun kerukunan hidup antar umat beragama yang ditopang oleh ibadah ritual sesuai keyakinan, sikap toleran dan saling menghormati.
Dalam agama Hindu dikenal dengan ajaran yang tersirat dalam Sloka Moksartham jagad hitaca iti dharma artinya tujuan agama ialah tercapainya kesejahteraan dunia dan kebahagiaan spiritual. Dalam agama Hindu terdapat 4 tujuan hidup yaitu : dharma, artha, kama, dan moksa.
Sedangkan dalam agama Budha dikenal dengan ajaran Catur Paramita yaitu : Metta, Karuna, Mudita, dan Upekha.


Individu sebagai makhluk sosial
Individu sebagai makhluk sosial dibuktikan dengan timbulnya pasangan, kelompok, keluarga, masyarakat dan bangsa. Hal-hal tersebut merupakan indikator bahwa manusia sebagai individu memerlukan orang lain dalam memenuhi kebutuhan. Seperti dikatakan oleh Harold J. Laski Society is a group human beings living together and working together for the satisfaction of there mutual wants. Maksudnya bahwa masyarakat adalah sekelompok manusia yang hidup bersama dan bekerjasama untuk mencapai terkabulnya keinginan mereka bersama. Dalam kaitannya sebagai warga negara hidup bersama dalam sebuah bangsa/negara untuk memenuhi kebutuhan bersama harus dibangun kehidupan yang damai tanpa mengabaikan nilai, moral, dan norma dalam koridor negara yang demokrasi.
Menurut Harold Lasswell ada delapan nilai yang terdapat dalam masyarakat yaitu : 1)Kekuasaan, 2) pendidikan, 3) kekayaan, 4) kesehatan, 5) keterampilan, 6) kasih sayang, 7) kejujuran, 8) keseganan.

Individu sebagai warga negara Indonesia
dalam membahas individu sebagai warga negara akan sangat berkaitan dengan hak dan kewajiban warga negara, antarwarga negra dan antarwarga negara dengan negaranya.Individu sebagai warga negara, diharapkan dapat memiliki 5 atribut seperti dikatakan oleh Cogan (1998) yaitu:
1.a sense of identity
2.the enjoyment of certain raihgts
3.the fulfillment of cerresponding obligations
4.s degree of interest and involement in public affairs, and
5.an acceptance of basic sicietal values.

A sense of identity, warga negara harus memiliki identitas atau jati diri sesuai dengan ideologi negaranya, seperti warga negara Indonesia memiliki identitas sebagai insan Tuhan, insan yang peduli terhadap orang lain, dan lingkungannya dan loyal terhadap bangsa dan negaranya.
The enjoyment of certain rights, warga negara yang memiliki hak-hak tertentu artinya warga negara mengatahui haknya dan pemerintah menjamin hak-hak warga negaranya.
The fulfillment of cerresponding obligations, warga negara yang memiliki kewajiban-kewajiban yang menjadi keharusan sehingga selalu menjaga keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan publik serta memiliki sikap tanggung jawab.
A degree of interest and involement in public affairs, yaitu warga negara yang memiliki sikap tanggung jawab untuk berpartisipasi demi kepentingan umum sehingga merasa terpanggil untuk ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat umum.
An acceptance of basic sicietal values, warga negara yang memiliki sikap menerima nilai-nilai dasar kemasyarakatan sehingga mampu menjalin dan membina kerja sama, kejujuran, dankedamaian serta rasa cinta dan kebersamaan.
Jadi warga negara yang diharapkan adalah memiliki atribut berikut :
1. harus memiliki identitas
2. memiliki hak-hak tertentu
3. memiliki kewajiban-kewajiban
4. memiliki sikap tanggung jawab
5. memiliki sikap menerima nilai-nilai dasar kemasyarakatan.

Dalam konteks Indonesia warganegara perlu memiliki pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), kecakapan warga negara (civic skills) dan watak kewarganegaraan (civic dispositions).
Dalam pembelajaran Individu sebagai Insan Tuhan YME, Makhluk sosial, dan WNI. Metode yang dapat digunakan adalah tanya jawab, diskusi, problem solving, role playing, dan VCT.
Ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan dalam pembelajaran ini yaitu guru hendaknya membina dan menciptakan keteladanan baik fisik dan non fisik (tata dan aksesori kelas/sekolah, kondisional (suasana proses KBM) maupun operasional (guru, pimpinan sekolah dan tokoh unggulan), membiasakan/membakukan atau mempraktikan apa yang diajarkan mulai di kelas, sekolah, rumah dan lingkungan belajar,sehingga sekolah menjadi miniatur masyarakat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar