welcome

Selamat datang di catatan si Penuntut Ilmu, hidup akan terasa indah jika kita mampu berbagi walaupun itu kecil..kritik dan saran silahkan di kolom komentar!!

Rabu, 25 Juli 2012

Malam- malam Panjang


Karya: Triestiangga 
(Cikarang. Mei,11-2012)

Seperti kemarin, nampaknya gelap
Bulan pun  enggan tersenyum apalagi bintang masih acuh
Malam-malam otakku berkelana bersamaan dengan hati, semua masih seperti kemarin
Sesekali nampaknya seperti matahari, aku dekati tapi hanya bocah ingusan yang sedang bermain lilin
                          
Malam-malam panjang masih seperti kemarin
Kupetik bunga mawar, kuhirup, kunikmati wanginya, tapi malam masih seperti kemarin
Kadang aku menari, hanya keringat saja yang aku hasilkan dan malam masih seperti kemarin
Aku bernyanyi, hanya tenggorokanku yang kering dan malam masih seperti kemarin

                        
Hawa dingin menusuk tubuh ini
Aku biarkan, aku nikmati, sebab mau apa lagi
Kehangatan itu sudah lenyap
Kegirangan itu tiada
Hanya ada malam-malam panjang
                                        
Apa ini aku yang lemah
Apa memang wajar
                                 
Do’a ku berharap penuh seluruh padaNya
Meski diri masih pelupa atau sering terhayut pada ingar-bingar malam-malam panjang
Masih kujalani kehidupan ini meski malam-malam panjang
Mungkin masih terasa ringan dari pada mereka
Syukurku tak akan kutinggalkan meski malam-malam panjang
                                      
Malam-malam panjang sedang mengajariku
Agar tiada seperti itu yang menelanjangi dan menyetubuhi gelap
Malam-malam panjang sedang mengajariku
Tentang pagi, siang, dan sore hari
Tentang indahnya pelangi yang melingkar bersama cinta yang tak dimengerti oleh bocah ingusan
Tentang kehangatan yang penuh riang yang tak ada pada lilin-lilin itu atau bara lainnya
                                       
Selamat malam bulan yang enggan tersenyum dan selamat malam juga bintang yang masih acuh.



                                                     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar