Adapun yang dimaksud dengan pengertian hakikat manusia yaitu
seperangkat gagasan atau konsep yang mendasar tentang manusia dan makna
eksistensi manusia didunia. Artinya berbagai kesamaan yang menjadi
karekateristik esensial setiap manusia disebut sebagai hakikat manusia,
karena dengan keanekaragaman itu terdapat satu hal yang menunjukan
kesamaan di antara semua manusia, yaitu bahwa semua manusia adalah
manusia.Contoh: manusia memiliki perbedaan bentuk fisik seperti warna
kulit, tinggi badan,jenis rambut, perbedaan pengetahuan ada yang pandai
dan bodoh, perbedaan adat istiadat, perbedaan suku dsb. Namun demikian
semua manusia di dunia ini memiliki kesamaan yaitu akal, mampu berbicara
dengan bahasa yang diucapkan oleh lidah, tidak dapat hidup tanpa
manusia yang lainnya, dan memiliki perasaan terutama rasa takut kepada
Tuhan YME. Hal inilah yang membedakan manusia dengan mahluk yang lainya.
Tujuh aspek hakikat manusia yaitu. Pertama manusia sebagai
makhluk Tuhan, yaitu menurut Kreasionisme menyatakan bahwa beradanya
manusia di alam semesta sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Untuk meyakini
hal ini tidak dapat dibuktikan dengan akal tetapi berdasarkan keyakinan
agama.Contoh:Minggu, 11 Desember 2011
HAKIKAT MANUSIA DAN PENDIDIKAN
1.Pengertian dan Aspek-Aspek Hakikat Manusia.
Pengumuman untuk Operator Dapodik (sumber : Dapodik.org)
Kepada para pengguna dan operator DAPODIK se-Indonesia yang kami hormati,
Sehubungan dengan surat edaran no. 1980/P3/TP/2011 tanggal 14 September 2011 dari PDSP Kemdiknas perihal pemberitahuan pelayanan Sistem Layanan DAPODIK versi terbaru.
Kami menyampaikan bahwa layanan pada situs Dapodik.org akan ditutup pada tanggal 1 Januari 2012 pukul 00.01 WIB nanti. Untuk selanjutnya para pengguna dan operator Dapodik akan dilayani oleh PDSP Kemdiknas melalui situs http://data.kemdiknas.go.id/ ,http://nisn.data.kemdiknas.go.id dan http://npsn.data.kemdiknas.go.id.
Informasi lebih lanjut perihal layanan Dapodik terbaru dapat menghubungi PDSP atau Pusat Informasi dan Humas Kemdiknas di:
Call Center : 177
Email : pengaduan@kemdiknas.go.id atau pdsp@kemdiknas.go.id
Informasi lebih lanjut perihal akses jaringan ke layanan Dapodik terbaru melalui Jardiknas/SchoolNet dapat menghubungi Pustekkom di:
Call Center Helpdesk : 021-500005
Email : helpdesk@kemdiknas.go.id
Berkenaan rencana penutupan layanan ini, kami menghimbau kepada seluruh operator untuk mencadangkan (backup) seluruh data NISN dan NPSN tingkat dinas atau sekolah masing-masing yang disediakan pada menu unduh laporan di web operator Dapodik.org sebelum batas waktu akhir penutupan pada tanggal 1 Januari 2012. Saat ini Layanan Publik Dapodik masih tetap dibuka sebagai masa transisi dan pelayanan transaksi EDS Online hingga 31 Desember 2011.
Tim Dapodik.org mengucapkan banyak terima kasih tiada hingga atas segala dukungan dan kerjasama seluruh komunitas Dapodik.org se-Indonesia untuk berperan aktif mengoperasikan Dapodik dengan penuh semangat gotong royong dan kemandirian sejak 2006 sd 2011.
Apa yang selama ini kita jaga, rawat dan perjuangkan pada Dapodik telah berhasil membuktikan bahwa Dapodik adalah contoh nyata Layanan Publik bukan sekedar Layanan Birokrasi. Selain itu, kebersamaan kita juga telah berhasil mewujudkan bahwa pola pendataan skala mikro/individu basis digital elektronik online real time skala nasional terbukti lebih efektif, efisien, interkatif, dan berkesinambungan dengan biaya sangat murah/rendah dibanding pola pendataan skala makro/kolektif kuisoner basis komputer offline.
Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika ada kekurangan dan kesalahan pada pelayanan dari kami selama ini. Semoga dengan sistem terbaru nantinya Dapodik tetap bertahan sebagai Layanan Publik yang semakin baik dan lancar bukan sekedar sebagai Layanan Birokrasi semata.
Hormat kami,
Tim Admin Dapodik.org
Jumat, 02 Desember 2011
Kiat Menghadapi Ujian
Selamat dan semoga sukses untuk rekan-rekan mahasiswa Universitas Terbuka pada umumnya, untuk mahasiswa UT-UPBJJ Purwokerto Pokjar Kramat khususnya yang akan menghadapi UAS, tergelitik tulisan di wall KOMPAK terlihat beberapa member yang sedang risau...galau bahkan!!! karena memikirkan ujian. berikut ini sedikit tips mengahadapi ujian yang bisa di coba :
1. Hadapilah ujian dengan tenang dan proporsional
Hadapilah ujian ini dengan sikap yang tenang dan proporsional bahwa ujian sebagai sesuatu yang harus dihadapi, dilalui. Sikap tenang akan memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan menjalaninya dengan senang.
2. Bersikaplah proaktif
Proaktif adalah suatu sikap yang beranggapan bahwa kita sendirilah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam hidup ini, termasuk dalam menghadapi UAS. Yakinlah bahwa kerja keras dan usaha keras yang kita lakukan akan membuahkan hasil. Dalam menyikapi standar minimal yang telah ditentukan, justru yang terbaik adalah kita sendiri membuat patokan standar nilai minimal. Misalnya, menargetkan IP 3.7 atau IP 4.00 (whaaaat 4????) sehingga yang muncul adalah tantangan bukan beban.
3. Buatlah rencana
Menghadapi ujian dapat diibaratkan sebagai perjalanan menuju sukses. Sebagaimana perjalanan sukses, sudah sepatutnya kita membuat perencanaan. Pelajari arsip-arsip soal (kalau ada) atau bisa juga dengan rajin-rajin mengerjakan tes formatif pada tiap modul, perlu ada semacam manajemen waktu yang baik, contoh hari ini kita mempelajari tes formatif modul 1, besoknya lanjut ke modul 2, untuk porsi/waktu belajar cukup 1-2jam tiap harinya. Model belajar semacam itu dapat meringankan dan lebih mengefektifkan cara kerja otak. Salah satu hukum otak yaitu dapat bekerja maksimal dengan cara teratur dan sistematis.
Hadapilah ujian ini dengan sikap yang tenang dan proporsional bahwa ujian sebagai sesuatu yang harus dihadapi, dilalui. Sikap tenang akan memungkinkan kita menyusun rencana menentukan strategi dan menjalaninya dengan senang.
2. Bersikaplah proaktif
Proaktif adalah suatu sikap yang beranggapan bahwa kita sendirilah yang menentukan keberhasilan dan kegagalan dalam hidup ini, termasuk dalam menghadapi UAS. Yakinlah bahwa kerja keras dan usaha keras yang kita lakukan akan membuahkan hasil. Dalam menyikapi standar minimal yang telah ditentukan, justru yang terbaik adalah kita sendiri membuat patokan standar nilai minimal. Misalnya, menargetkan IP 3.7 atau IP 4.00 (whaaaat 4????) sehingga yang muncul adalah tantangan bukan beban.
3. Buatlah rencana
Menghadapi ujian dapat diibaratkan sebagai perjalanan menuju sukses. Sebagaimana perjalanan sukses, sudah sepatutnya kita membuat perencanaan. Pelajari arsip-arsip soal (kalau ada) atau bisa juga dengan rajin-rajin mengerjakan tes formatif pada tiap modul, perlu ada semacam manajemen waktu yang baik, contoh hari ini kita mempelajari tes formatif modul 1, besoknya lanjut ke modul 2, untuk porsi/waktu belajar cukup 1-2jam tiap harinya. Model belajar semacam itu dapat meringankan dan lebih mengefektifkan cara kerja otak. Salah satu hukum otak yaitu dapat bekerja maksimal dengan cara teratur dan sistematis.
Minggu, 27 November 2011
Kualitas Alat Ukur
VALIDITAS
· Validitas mengacu pada ketepatan
interpretasi yang dibuat dari hasil pengukuran atau evaluasi (Grondluns &
Linn, 1990)
· Jenis validitas
è
Validitas Isi (Content Validity): mengacu pada jawaban
pertanyaan “sejauh mana butir-butir soal yang ada dalam tes dapat nebgukur
keseluruhan materi yang telah diajarkan”.
Tinggi rendahnya validitas isi ditetapkan berdasarkan analisis rasional
atau pertimbangan ahli terhadap isi tes.
è
Validitas Konstrak (Construct Validity): mengacu pada sejauh mana suatu alat ukur dapat
mengungkap keseluruhan konstrak yang digunakan sebagai dasar dalam penyusunan
tes. Validitas konstrak banyak digunakan dalam pengukuran psikologi. Pendekatan yang digunakan untuk menentukan
validitas konstrak adalah multi-trait-multi-methods.
è
Validitas yang dikaitkan
dengan kriteria tertentu (Criterion-related
Validity): mengacu pada sejauh mana suatu alat ukur dapat memprediksi
keberhasilan seseorang di masa yang akan datang atau mengetahui kesesuaian
antar pengetahuan dengan keterampilan
yang dimiliki.
RELIABILITAS
· Reliabilitas mengacu pada ketetapan hasil yang
diperoleh dari suatu pengukuran (Grondlund & Linn, 1990).
· Jenis-jenis reliabilitas
è Reliabilitas tes dalam arti stabilitas tes:
diketahui dengan melakukan pengukuran dua kali (Hasil pengukuran yang pertama
hampir sama dengan hasil pengukuran yang kedua).
è Reliabilitas tes dalam arti equivalent test: diketahui dengan
melakukan pengukuran yang menggunakan dua set tes yang pararel (koefisien
korelasi dihitung dengan formula product-moment:
hasil korelasi tinggi menunjukkan kedua tes yang digunakan pararel).
è Reliabilitas tes dalam arti konsistensi
internal: diketahui dengan menggunakan teknik belah tengah (split half). Koefisien korelasi
digunakan dengan formula product moment:
hasil korelasi tinggi menunjukkan bahwa setiap butir soal yang terdapat dalam
set tes tersebut mengukur dimenasi hasil belajar yang sama.
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN INFORMASI HASIL BELAJAR
PEMERIKSAAN DAN PENGOLAHAN HASIL
TES
1.
Pemeriksaan Hasil Tes Objektif
a.
Pemeriksaan secara manual
è Dilakukan
jika jumlah peserta tes tidak terlalu banyak
è Caranya:
membuat master kunci jawaban pada lembar jawaban kosong. Master jawaban digunakan untuk memeriksa
hasil jawaban siswa.
b.
Pemeriksaan dengan menggunakan fasilitas
komputer
Prinsip
kerja pemeriksaan jawaban:
è Semua
jawaban siswa di-scan.
è Identitas
data siswa yang terisi benar dipisahkan dari yang terisi salah melalui proses editing.
è Data
yang salah diperbaiki melalui proses up-dating.
è Setelah
semua identitas siswa benar, kunci jawaban dimasukkan ke dalam komputer.
è Menghitung
jawaban yang benar dari setiap siswa melalui proses scoring.
Langganan:
Postingan (Atom)
