welcome

Selamat datang di catatan si Penuntut Ilmu, hidup akan terasa indah jika kita mampu berbagi walaupun itu kecil..kritik dan saran silahkan di kolom komentar!!

Minggu, 23 Oktober 2011

Pembelajaran Terpadu

Pembelajaran terpadu merupakan suatu pendekatan dalam pembelajaran yang secara
sengaja mengaitkan beberapa aspek baik dalam intra mata pelajaran maupun antar mata
pelajaran. Dengan adanya pemaduan itu siswa akan memperoleh pengetahuan dan
keterampilan secara utuh sehingga pembelajaran menjadi bermakna bagi siswa. Bermakna
disini memberikan arti bahwa pada pembelajaran terpadu siswa akan dapat memahami
konsep-konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan nyata yang
menghubungkan antar konsep dalam intra mata pelajaran maupun antar mata pelajaran. Jika
dibandingkan dengan pendekatan konvensional, maka pembelajaran terpadu tampak lebih
menekankan pada keterlibatan siswa dalam belajar, sehingga siswa aktif terlibat dalam
proses pembelajaran untuk pembuatan keputusan. Hal ini sesuai dengan panduan KBK
Depdiknas (2003) yang menyatakan bahwa pengalaman belajar siswa menempati posisi
penting dalam usaha meningkatkan kualitas lulusan. Untuk itu guru dituntut harus mampu
merancang dan melaksanakan program pengalaman belajar dengan tepat. Setiap siswa
memerlukan bekal pengetahuan dan kecakapan agar dapat hidup di masyarakat dan bekal ini
diharapkan diperoleh melalui pengalaman belajar di sekolah. Oleh sebab itu pengalaman
belajar di sekolah sedapat mungkin memberikan bekal siswa dalam mencapai kecakapan
untuk berkarya. Kecakapan ini disebut dengan kecakapan hidup yang cakupannya lebih luas
dibanding hanya sekedar keterampilan.  
selengkapnya disini

Check out majelisrasulullah.org - Muslim Yang Terbaik, Senin 22 Agustus 2011

I want you to take a look at: majelisrasulullah.org - Muslim Yang Terbaik, Senin 22 Agustus 2011 

Sabtu, 01 Oktober 2011

Ciri-ciri Yang Membedakan Makluk Hidup dari Makhluk tak hidup

1. Makhluk hidup melakukuan pernapasan.
Ciri pertama yang menunjukan makhluk hidup dan tidak hidup adalah bernapas. Dalam proses bernapas makhluk hidup akan menghirup oksigen dari lingkungannya dan mengluarkan karbondioksida serta uap air ke dalam lingkungannya. 
Oksigen dalam tubuh makhluk hidup digunakan untuk proses pembakaran (oksidasi), dari proses ini akan dihasilkan energi yang akan digunakan untuk aktivitas hidup.Proses oksidasi juga disebut dengan pernapasan sel karena proses tersebut terjadi dalam sel. 
Tidak semua makhluk hidup melakukan pernapasan sel dengan menggunakan oksigen. ada juga makhluk hidup yang melakukan pernapasan tanpa memerlukan oksigen. proses ini dikenal Pernapasan anaerob seperti yang terjadi pada jamur ragi.
Pada tumbuhan oksigen masuk melalui stomata dan lentisel, sedangkan pada hewan melalui organ pernapasan khusus, sesuai dengan jenis hewannya. contoh : insang pada ikan, trakea pada serangga.

Kamis, 29 September 2011

WARGA NEGARA YANG CERDAS

A. KONSEP WARGA NEGARA
Menurut Aristoteles “Warga Negara adalah orang yang secara aktif ikut ambil dalam kegiatan hidup bernegara, yaitu orang yang bisa berperan sebagai orang yang diperintah, dan orang yang bisa berperan sebagai yang memerintah”.
Dalam waktu tertentu keadaan itu bisa bertukar posisi, dimana yang diperintah berganti menjadi yang memerintah. Hal ini didasarkan pada argumentasi bahwa seluruh warga Negara itu adalah orang-orang bebas dan sederajat sehingga mereka semua harus siap sedia untuk memerintah dan diperintah, maka seluruh warga Negara itu harus memiliki satu keutamaan dan kebajikan yang sama. Kebajikan yang dimaksud adalah kemampuan untuk menguasai dan dikuasai dengan baik atau kemampuan untuk memerintah dan diperintah dengan baik.
Sedangkan Turner menjelaskan bahwa “ warga Negara adalah anggota dari sekelompok manusia yang hidup atau tinggal di wilayah hukum tertentu. Sedangkan hukum tersebut disusun dan diselenggarakan oleh pemerintah (government).

Keterpaduan Keterampilan Membaca dengan Fokus menulis

Ketika kita menulis sesuatu, sebetulnya sekaligus juga membaca sesuatu yang ditulis walau kegiatan membaca yang di lakukan tidaklah secara intensif. Baru kemudian, ketika ingin memeriksa hasil tulisan, kita melakukan aktifitas membaca dengan serius. Lalu , mungkin kita menemukan struktur kalimat atau kata yang tepat sehingga perlu mencoretnya dan menulis kembali dengan menggunakan kalimat atau kata yang lebih tepat.
           
Dalam kehidupan yang modern sekarang ini, melalui sarana internet dan juga telepon genggam, kita dapat berkomunikasi menggunakan tulisan dengan teman, keluarga, dan relasi kerja dengan cepat (dalam waktu real time), seperti kita bertelepon. Kita membaca pesan yang di sampaikan secara tertulis melalui surat elektronik (email) atau fasilitas chatting di internet dari berbagai belahan dunia, kemudian kita pun dapat segera menulis balasannya dengan mengirimkan melalui fasilitas yang tersedia. Disaat lain, kita mungkin perlu membaca sebuah pengumuman, membaca makalah, buku-buku sambil membuat catatan yang perlu. Jadi, tampak jelas bahwa seringkali kita melakukan aktifitas membaca dan menulis secera serentak atau secara bergantian.